Thursday, October 29, 2020

Pengalaman Melakukan Rekrutmen Calon Pegawai OJK

 OJK adalah sebuah lembaga independen yang berfungsi menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap seluruh kegiatan di dalam sektor jasa keuangan dengan tujuan agar seluruh kegiatan di dalam sektor jasa keuangan berjalan dengan teratur, adil, transparan, dan mampu melindungi kepentingan konsumen maupun masyarakat.

Sektor Jasa Keuangan yang perlu diatur dan diawasi terbagi menjadi 3 bagian utama yaitu sektor PerbankanPasar Modal dan Industri Keuangan Non-Bank.

Bukan hal yang mudah untuk melaksanakan pengaturan dan pengaturan kepada sektor-sektor tersebut, apalagi dengan berkembangnya inovasi keuangan digital menjadi segmen-segmen kecil seperti Claim Service Handling, Credit Scoring, E-KYC, Financial Planner, dan lainnya sebagaimana yang dipublikasi oleh OJK pada September 2020 lalu (https://www.ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/publikasi/Pages/Penyelenggara-IKD-dengan-Status-Tercatat-di-OJK-per-Agustus-2020.aspx), membuat OJK perlu segera melaksanakan fungsi pengaturan dan pengawasannya terhadap model bisnis tersebut.

Oleh karena itu, OJK tentu saja membutuhkan Pegawai yang mampu menangani pekerjaan-pekerjaan yang tidak mudah tersebut. Hanya saja, seiring bertambahnya jumlah entitas dalam sektor Industri Jasa Keuangan, berakibat kebutuhan akan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi penting. Salah satu cara mendapatkan SDM di OJK adalah melalui Rekrutmen.

Dalam perjalanannya, OJK telah melaksanakan beberapa kali Rekrutmen untuk mendapatkan Calon Pegawai yang terbaik yang akan ditugaskan untuk mengemban tanggung jawab besar di OJK. Sehingga, bagi yang ingin bekerja di OJK, perlu meyakinkan diri mampu bekerja dengan sungguh-sungguh karena bekerja di OJK bukan hanya sekedar mengejar materi, namun juga perlu semangat untuk membangun Negeri.

Selama beberapa kali melaksanakan Rekrutmen serta pengalaman bekerja di OJK, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan bagi kandidat pelamar yang akan saya bagikan sedikit informasi/tips nya.

Persiapan Melaksanakan Rekrutmen Calon Pegawai OJK
Ada beberapa hal yang menurut Penulis perlu dipersiapkan oleh Kandidat/Pelamar dalam proses Rekrutmen OJK

1. Tentang OJK
· Undang-Undang tentang OJK
· Tugas dan Fungsi OJK
· Struktur Organisasi OJK
· Dewan Komisioner OJK
· Visi & Misi OJK
· Wewenang OJK
· Asas-Asas di OJK
· Nilai-Nilai di OJK
· Stakeholder OJK
· Sektor yang diatur dan diawasi OJK
· Berita terkini sektor jasa keuangan/ekonomi domestik/global,

Hal yang perlu diperhatikan adalah dalam mempelajari hal-hal di atas bukan hanya dihafal/diingat namun juga dipahami. Cukup sering terjadi ketika kandidat ditanya oleh Pewawancara tentang “Apa itu OJK?”, mereka hanya menjawab apa yang ada di buku/artikel/UU/dsb.

Jawaban tersebut bukan berarti salah, namun terlalu umum. Pikirkanlah jawaban yang lebih spesifik atau jawab pertanyaan dengan pendapat/ pemikiran Anda sendiri terhadap pertanyaan tersebut.

2. Tentang Pribadi Anda
· Siapa Anda?
· Apa yang Anda dapat berikan untuk OJK?
· Kenapa OJK?
· dan lainnya,

Ini adalah pertanyaan yang umum ditanyakan oleh pewawancara dan dijawab secara umum oleh kandidat.

Untuk pertanyaan “Siapa Anda?”, jangan menjelaskan siapa nama Anda atau jumlah saudara Anda atau alamat Anda. Namun sampaikan pengalaman atau kemampuan yang Anda miliki kepada pewawancara.

Terkait pertanyaan tentang pribadi Anda akan penulis bahas pada lain kesempatan.

3. Kriteria Calon Pegawai yang dibutuhkan OJK
Calon Pegawai yang dibutuhkan OJK antara lain memiliki dalam dirinya Nilai-Nilai Strategis OJK (Integritas, Profesionalisme, Sinergi, Inklusif dan Visioner), selalu mengupgrade kemampuan diri (baik hardskill maupun softskill) dengan mengikuti perkembangan zaman serta tahan banting :D

4. Proses seleksi
Proses seleksi yang ketat juga menjadi salah satu batu sandungan bagi para kandidat, namun hal ini perlu dilakukan karena tidak semua kandidat dapat diterima oleh OJK.

Sehingga para kandidat perlu memaksimalkan kemampuan diri, belajar, dan berlatih mengerjakan soal-soal psikotest agar terbiasa dan mampu bersaing dan menjadi salah satu yang terpilih untuk bekerja di OJK.

Tugas OJK saat ini menjadi semakin tidak mudah, dimana fungsi pengaturan dan pengawasan OJK perlu disesuaikan terhadap dampak pandemic Covid-19. Setiap Pegawai OJK bekerja tanpa mengenal waktu, ada tanggung jawab yang dipikul bersama. Harapan penulis, apabila OJK melakukan Rekrutmen Calon Pegawai OJK kembali, mereka (kandidat) yang diterima harus siap menghadapi lika-liku pekerjaan di OJK serta dapat memberikan impact yang besar dan positif dalam menjalankan tugas dan fungsi OJK di Indonesia.

Saturday, December 21, 2019

Fresh Graduate, Enrich Your Own Experience

Saya tergerak untuk menulis ini setelah sebelumnya saya menonton sebuah potongan video dari instagram. Video ini menayangkan seorang tokoh yang menyampaikan bahwa ada banyak lulusan Mahasiswa susah mendapatkan pekerjaan karena pada saat wawancara selalu ditanyakan "apa pengalaman kerja yang kamu punya?"

Beliau menyampaikan, seseorang yang baru lulus atau biasa disebut fresh graduate tentu belum memiliki pengalaman kerja sesuai spesifikasi yang diminta oleh banyak perusahaan di indonesia.

Beliau turut menyampaikan, jika kepada para fresh graduate ditanya,
"apa pengalaman kerja yang kamu punya?" Menurutnya, bisa dijawab
"Mereka yang sudah tua membawa masa lalu.. itu yang namanya pengalaman. Sedangkan
Saya masih muda, saya membawa masa depan"

Well, I have a bit different view of these statements... Those statements were not partly wrong but,

Memiliki pengalaman kerja bukan berarti kita harus sudah pernah bekerja di perusahaan.
Banyak hal-hal yang bisa diperhitungkan sebagai pengalaman kerja, contohnya: Praktek Kerja Lapangan atau magang atau ada yang menyebutnya Kuliah Kerja Nyata,
Berorganisasi baik di lingkungan akademis ataupun non akademis,
Membuat sebuah barang fisik maupun digital (barang kreatif, website, aplikasi)..

Saya berpendapat sebuah proses belajar seseorang hingga mampu memiliki hardskill ataupun softskill dapat disebut sebagai pengalaman....

Saya mengawali karir sebagai freelance programmer, memanfaatkan pengetahuan yang saya miliki dari awal masuk bangku kuliah...
Apakah saya bekerja di perusahaan? Tidak...
Apakah itu bisa disebut pengalaman kerja?
Tentu saja iya...

Pengalaman memang benar berada di masa lalu, namun pengalaman dapat mempengaruhi masa depan....

Memiliki pengalaman yang cukup, dapat membuat seseorang dengan bijak mengambil langkah-langkah untuk merubah masa depan yang cerah dan indah..

Thursday, October 22, 2015

Pengalaman Mengikuti Rekrutmen PCT Angkatan I Otoritas Jasa Keuangan Tahun 2014 (Part 1)

Yohooo.....

Sesuai dengan posting sebelumnya, kali ini saya akan berbagi tentang pengalaman saya mengikuti rekrutmen Pegawai Tata Usaha di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang mana sepertinya disinilah saya mulai berkarya dan mengabdi pada Indonesia.

Let's get started....

Jadi, setelah berakhirnya proses rekrutmen PCS angkatan II sebelumnya (dimana saya dinyatakan tidak lolos pada hasil Psikotes 2), saya kemudian kembali mencari-cari lowongan kerja seperti sebelumnya. Fokus utama saya mendadak berubah, saya penasaran ingin mencoba bekerja di bagian HRD. Sebenarnya sebelumnya saya sempat mencoba mendaftar di sebuah perusahaan mini market, sebut saja Alfamart dan lolos hingga tahap wawancara akhir dengan pilihan jabatan sebagai Head of HRD, namun karena jadwal kerja yang berbenturan dengan jadwal kuliah (kuliah lanjutan dari D3 ke S1), saya mengurungkan niat untuk mengambil pekerjaan tersebut.

Singkat cerita, saya melakukan pengiriman lamaran yang sudah tak terhitung lagi jumlahnya ke berbagai perusahaan. Pengiriman lamaran tersebut tidak hanya dari online, tetapi juga melalui Pos dan email. Hingga akhirnya saya mendapatkan informasi bahwa OJK kembali membuka lowongan, hanya saja berbeda dari sebelumnya, lowongan ini dikhususkan hanya untuk jenjang Diploma 3 dengan jabatan sebagai Pegawai Tata Usaha.

Bersyukur memiliki ijazah Diploma 3, saya dengan segera membuka link website tempat pendaftaran online dilakukan. Berbeda dengan sebelumnya juga, dimana saya mendaftar pada hari-hari akhir sebelum penutupan rekrutmen PCS, kali ini saya mendaftar pada hari pertama pengumuman diinformasikan.

Setelah mendaftar, saya tetap mencari lowongan lainnya yang menarik hati saya. Kenapa sih harus mencari lowongan yang menarik hati? Pertanyannya kenapa  mencari pekerjaan yang tidak menarik hati, yang menurut saya apabila ternyata diterima kita hanya akan bekerja setengah-setengah karena ketidak tertarikan tersebut. Once again, that is my opinion.

Ketika hasil seleksi administrasi diumumkan, debaran jantung mulai meningkat, saya melakukan login ke website iradat selaku pelaksana rekrutmen OJK untuk memastikan apakah saya lolos ke tahap berikutnya ataukah tidak.

Hasilnya, Alhamdulillah saya lolos ke tahap berikutnya yang kemudian saya diminta melakukan persiapan berkas-berkas yang dibutuhkan untuk proses verifikasi sesuai dengan apa yang kita informasikan pada form pendaftaran sebelumnya.


Tahap berikutnya yaitu Psikotes 1, dilakukan pada salah satu Universitas di Pekanbaru (Alhamdulillah tidak harus ke Padang lagi). Saya sangat ingat, jadwal psikotes tersebut adalah hari Sabtu, dan menjadi hari yang menegangkan bagi saya. Menjadi menegangkan karena saya ternyata salah memasuki kampus (lol).

Univeristas yang menjadi lokasi tes ini memang memiliki dua kampus, kampus utama dan kampus kedua. Kampus yang kami datangi adalah kampus kedua dimana jaraknya menuju kampus utama cukup jauh, belum lagi waktu yang mulai menipis karena sudah mendekati jadwal tes. Dengan segera saya memutar kendaraan, kemudian melakukan akselerasi tinggi agar bisa segera sampai di kampus utama tersebut.

Gladly, saya berhasil mendahului waktu yang terus menipis lalu saya segera menuju tempat administrasi pendaftaran ulang tes dan menyerahkan berkas-berkas untuk dicek oleh panitia dan menunggu tes dimulai. Tes berjalan dengan baik, saya dapat menjawab banyak pertanyaan dari tes tersebut dengan percaya diri. Kami juga diberikan waktu istirahat sebelum masuk ke materi tes berikutnya (berbeda dengan tes PCS yang serasa balapan dengan waktu).

Setelah tes berakhir, saya bernafas lega karena tidak menyangka masih bisa mengikuti tes tersebut padahal nyaris pasrah kalau sampai telat lol.

Sambil menunggu pengumuman Psikotes 1, saya kembali lagi mencari-cari informasi tentang lowongan pekerjaan lain. Backup plan, harus selalu ada agar kita terbiasa menghadapi situasi dimana keadaan tidak sesuai dengan yang kita inginkan (learn from the experiences).  Masih pada fokus sebelumnya, dimana saya masih mengejar posisi sebagai HRD dan tidak lupa saya iseng mencoba melakukan apply job pada perusahaan-perusahaan teknologi seperti Google, Microsoft, Facebook, dan banyak lainnya. Tetapi, belum ada respon dari perusahaan-perusahaan tersebut hingga sekarang another lols.

Sampai pada akhirnya pengumuman Psikotes 1 tiba yang kembali mendebarkan jantung :D

Dengan perlahan saya login ke website pengumuman (bohong, sebenarnya tidak perlahan melainkan buru-buru.hehehe), saya melakukan cek ke menu hasil Psikotes 2 dan,

Tertera tulisan bahwa saya lolos seleksi Psikotes 1 dan berhak mengikuti seleksi Psikotes 2 (serta diminta untuk mempersiapkan berkas-berkas yang dibutuhkan).
Seakan tidak percaya, saya kembali melihat tulisan tersebut dan menghayati serta bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa bisa lolos ke tahap berikutnya.

Setelah itu,

Lanjut di postingan berikutnya saja ya, biar tidak terlalu panjang di postingan ini (baca: lagi malas ngetik.hehehe).

Salam,
Andre

Wednesday, October 21, 2015

Pengalaman Mengikuti Rekrutmen PCS Angkatan II Otoritas Jasa Keuangan Tahun 2014

Yosh...!

Pada postingan kali ini saya akan bercerita tentang pengalaman saat mengikuti rekrutmen Pegawai Setingkat Staf Otoritas Jasa Keuangan, walaupun sebenarnya sudah telat banget kalau di posting sekarang.hehehe

Tapi, postingan hanya sekedar berbagi pengalaman bagaimana sih rasanya ikut rekrutmen Pegawai OJK? :D

Saya teringat pertama kali mendapatkan informasi tentang rekrutmen OJK ini yaitu ketika saya sedang juga sedang mencari-cari informasi lowongan pekerjaan dari berbagai situs yang menyediakan informasi lowongan kerja dengan beragam tampilan dan informasi. Sebagai pemuda lulusan Diploma 3 jurusan Manajemen Informatika dan Strata I jurusan Teknologi Informasi, serta kecintaannya dengan dunia teknologi, lowongan yang saya cari tentu saja yang berhubungan dengan teknologi.

Meskipun akhirnya tidak hanya lowongan kerja terkait teknologi yang saya cari, namun juga lowongan-lowongan yang menarik hati saya untuk mencobanya, meskipun akan berbeda Bumi dan Langit antara skill yang saya miliki dan jenis pekerjaan yang saya cari tersebut.

Halaman demi halaman saya buka hingga akhirnya informasi mengenai rekrutmen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) muncul di depan mata, hanya saja pada saat itu saya tidak tahu apa itu OJK dan apa yang dilakukan oleh OJK. Lalu kemudian saya melakukan pencarian informasi mengenai OJK, yang akhirnya saya tahu bahwa OJK merupakan lembaga baru yang dibentuk dari Bank Indonesia dan Bapepam-LK. Meskipun begitu, saya tetap kurang memahami apa itu OJK dan tidak terlalu tertarik untuk mengikuti rekrutmennya.

Namun akhirnya saya mendaftar rekrutmen OJK tersebut, karena kebiasaan saya yang suka mencoba-coba untuk mengikuti tes-tes untuk sekedar "menguji" kemampuan saya melalui tes-tes tersebut. Tapi karena hal tersebut saya memiliki banyak pengalaman dalam menjawab soal-soal seperti psikotes dan Alhamdulillah saya selalu bisa melewati tes psikotes dasar.

Setelah mendaftar pada situs pendaftaran rekrutmen OJK (dalam hal ini diproses oleh PPM Rekrutmen) dengan lowongan Pegawai setingkat Staf (PCS), saya seolah cuek dengan hasil yang akan diterima karena saya masih belum merasa tertarik masuk OJK. Lalu tibalah pengumuman seleksi administrasi OJK tersebut. Saya yang masih cuek tidak menyangka akan lolos seleksi administrasi PCS OJK.

Tetapi tantangan berikutnya muncul,  Psikotes 1 adalah tes berikutnya setelah seleksi administrasi, yang dilakukan diluar kota Pekanbaru. Saya yang belum pernah keluar kota selama beberapa tahun merasa ragu untuk mengikuti tes tersebut. Setelah melakukan perhitungan dan memikirkan segala kemungkinan, saya akhirnya bersemangat dan berniat untuk mengikuti tes tersebut meskipun harus melalui 8-10 jam perjalanan darat ke kota Padang (pada saat itu belum ada kendaraan udara yang langsung menuju lokasi).

Saya berangkat dari kota Pekanbaru lebih kurang pukul 14.00 WIB dan sampai di Padang lebih kurang pukul 22.00 WIB. Diperjalanan saya menuju padang, saya bertemu dengan Kepala Cabang BNI di salah satu kabupaten di Riau. Beliau sedang melakukan perjalanan pindah karena dimutasikan ke kota lain dan dari beliau-lah saya mendapatkan informasi lebih lanjut tentang OJK, bahkan beliau mengatakan apabila ada kesempatan untuk masuk ke OJK dia pasti akan mengambilnya. But, still I wondering why?

Setelah sampai di Padang saya langsung menuju penginapan disana, karena besoknya tes dilakukan di pagi hari maka saya buru-buru untuk istirahat. Setelah pagi menjelang, saya bersiap-siap untuk datang ke lokasi tes. Setelah sampai di lokasi tes, saya menunggu hingga waktu tes dan mendapatkan informasi lokasi tempat duduk.

Saya mengerjakan soal-soal pada Psikotes 1 tersebut dengan sangat santai tanpa khawatir akan ketidaklolosan, karena juga soal yang diberikan sering saya kerjakan sebelumnya. Tes dimulai pada pukul 08.00 WIB dan selesai lebih kurang pada pukul 12.00 WIB, lumayan lama dan cukup menguras tenaga dan pikiran. But well, no pain no gain.

Setelah melakukan tes, saya lalu beristirahat dan bersiap untuk kembali ke Pekanbaru pada malam yang sama. Sesampainya di Pekanbaru, saya tetap mencari-cari lagi informasi tentang lowongan kerja yang lain (kita harus optimis namun juga harus bersiap untuk hasil yang tidak sesuai harapan) dan juga mencari informasi tentang besaran gaji pegawai OJK yang ternyata sangat menarik.

Pada saat pengumuman hasil Psikotes 1 tersebut, saya sangat senang karena berhasil menyelesaikan tahap kedua dari rangkaian proses rekrutmen OJK yang berdasarkan pengalaman pelamar sebelumnya sangat menantang tersebut. Oleh karena itu, saya belajar lebih giat tentang OJK belajar mengenai apa saja kemungkinan soal yang akan diuji.

Meskipun saya kembali harus menjalani perjalanan panjang menuju kota Padang, antusiasme saya meningkat dari sebelumnya. Saat dilakukannya Psikotes 2, saya mengerjakan dengan semangat dan konsentrasi tinggi serta mencoba menyelesaikannya seluruh tes sebaik mungkin. Tetapi kali ini tesnya cukup memakan waktu, tenaga dan pikiran lebih dari tes sebelumnya, tes dilakukan dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 14.30 WIB tanpa istirahat!

Saya yang baru sampai di kota Padang dini hari serta pagi harinya hanya mengkonsumsi sedikit sarapan, merasa kelaparan ketika jam menunjukkan pukul 12.00, tetapi saya hanya bisa semangat mengerjakan tes dan berdoa agar bisa lolos ketahap berikutnya.

Tetapi sayangnya, kerja keras yang saya lakukan tidak seperti yang saya harapkan. Hasil Psikotes 2 yang saya lakukan tidak berbuah manis, saya tidak lolos ketahap berikutnya. Seakan tidak percaya, saya melihat dan membaca berkali-kali hasil pengumuman yang diumumkan secara online tersebut.

Meskipun kecewa, saya mendapatkan pelajaran berharga dari pengalaman kali ini. Tidak boleh meremehkan soal, tidak boleh terlalu antusias berlebihan. Mengikhlaskan hasil yang ada dan belajar dari pengalaman kali ini menjadi buah manis pada pengalaman berikutnya ketika saya mengikuti Rekrutmen OJK Tahun 2014 dengan Jabatan Pegawai Tata Usaha.

Pengalaman tersebut akan saya ceritakan pada posting berikutnya.

Until then, I will take a little break :D



andretheotaku

Saturday, May 29, 2010

Daftar Nilai Lomba Web Design

Berikut daftar nilai lomba "Web Design" yang diselenggarakan oleh IKBA MAN 1 Pekanbaru bekerja sama dengan LP3I Business College dan Xpresi Riau.


No
Nama
Asal Sekolah
Total Point
1
MUNTIKA T
SMK TARUNA SATRIA
2515 Points
2
F. RAKA DINNARA
MAN 1 PKU
2457 Points
3
MUH. ANDI Z
SMK N 1 PKU
2345 Points
4
MAYANG GUSTARISA
SMK N 2 PKU
2300 Points
5
RAHMATIA FITRI
SMA N 11 PKU
2260 Points
6
SUZIKA SETYO S
SMK N 1 PKU
2260 Points
7
ANGGA SAPUTRA
SMK N 1 PKU
2040 Points
8
AGRI AHYAR P
SMAN 5 PKU
2035 Points
9
YOHANDHYTHA VD
SMK N 1 PKU
1995 Points
10
SYAHRUMMUBAROK
SMK N 2 PKU
1940 Points
11
FEBRIANSYAH BANDI W
MAN 1 PKU
1845 Points
12
YUSYLE NORBY
SMK O 2 PKU
1770 Points
13
YOGI DWI PUTRA
SMK TARUNA SATRIA
1760 Points
14
ZIKRI RAMADHAN
SMK O 2 PKU
1710 Points
15
PUTRI MS
SMAN 5 PKU
1710 Points
16
AHMAD FAUZAN
SMK TARUNA SATRIA
1540 Points
17
IQBAL AULIA
MAN 1 PKU
1320 Points
18
PADRI MULYADRI
SMK N 1 PKU
1290 Points





















Penjelasan : Juri terdiri dari tiga orang. Masing-masing juri maksimal memberi nilai 1000 points/peserta. Total point adalah gabungan dari ketiga nilai para juri.
Untuk peserta yang menempati urutan tiga besar akan dihubungi pihak IKBA MAN 1 Pekanbaru.












Thanks
Andre

Tuesday, March 23, 2010

Cerpen Menarik dari Sahabat



Pada masa SMA dulu, saya memiliki seorang teman bernama Afrizal. Seorang sahabat baik yang suka membuat cerita pendek karena terinspirasi oleh J.K Rowling yang menulis Novel Harry Potter.
Sampai saat ini koleksi cerita pendek yang dia miliki cukup banyak, namun beberapa sudah hilang entah kemana.

Untungnya saya masih menyimpan beberapa salinan dari cerita pendek yang dia miliki tersebut dimana cerita yang dia tulis menurut saya sedih dan menarik, tetapi menurut anda apakah demikian?

Berikut sepenggal ceritanya,

"Pagi ini pagi g’ bersahabat, soalnya hari ini hujan turun dari pagi sampai sore. Otomatis orang-orang g’ bisa keluar buat jalan-jalan. “Kring… kring… kring…” telpon rumah Susan berbunyi, “Halo, ini siapa ya?” tanya Susan, “hai San, ini Adi! San loe ada di rumah, kan? Soalnya gue mo ke rumah loe!” jawab Adi. “Ada koq dating aja, lagian gue lagi bosen nih sendirian dirumah” sambung Susan, setelah selesai menjawab telepon, Susan berbaring dikamarnya lagi, sambil menuggu Adi tentunya!"

Bagi yang berminat membaca-nya silahkan download disini.
Dan jangan lupa komentarnya :)

Thanks,
Andre